Tampilkan postingan dengan label Fantasy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fantasy. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Agustus 2010

Fantasy (Episode 29-Tamat)


Ce Sien yang masih bingung dengan dirinya yang sekarang ini. Dalam pikirannya selalu timbul masa-masa ketika ia bersama Qian Qian. Namun semuanya itu tidak jelas terlihat.

Akhirnya ia sampai di sebuah tempat yang ketika waktu dulu ia bersama dengan Qian Qian berjanji untuk tidak akan berpisah selamanya. Ditempat tersebut ia mendengarkan sebuah lagu yang pernah dikenalnya.

Setelah sampai disana, ternyata Qian Qian sedang berdiri untuk menunggunya. Qian Qian terlihat sangat senang karena Ce Sien datang dan ia juga mengira bahwa Ce Sien telah ingat kembali tentang semuanya.

Namun sayang, ia tetap saja tidak ingat akan semuanya itu. Akhirnya Qian Qian menceritakan semuanya dari awal hubungan mereka hingga terjalin kisah cinta. Ce Sien kemudian menanyakan apakah benar mereka berdua pernah mempunyai kisah yang seperti itu.

Ce Sien menjadi bingung, sebab Janice bercerita lain dengan cerita Qian Qian. Ia juga mengaku bahwa sering muncul bayangan aneh dalam pikirannya. Qian Qian pun yakin suatu saat Ce Sien pasti akan mengingatnya, namun Ce Sien tidak yakin akan hal itu.

Akhirnya Ce Sien memutuskan untuk menikah dengan Janice. Sebab setahunya, Qian Qian akan menikah juga. Akhirnya keduanya pun berpisah dan Ce Sien meninggalkan Qian Qian.

Di rumah Qian Qian selalu tampak murung, hal ini dilihat oleh Hao Ran. Ia menanyakan apa yang telah terjadi. Hao Ran menawarkan apakah Qian Qian mau melihat brosur Hawaii. Qian Qian tidak mau dan mengatakan dengan tenang, bahwa Ce Sien masih hidup.

***

Ce Sien yang hendak berangkat ke Paris. Ia diantar oleh ayah dan ibunya, mereka berpesan banyak terhadap Ce Sien jika sudah ada di sana. Janice telah mempersiapkan semuanya dengan baik.

Ce Sien pun minta ijin untuk pergi ke sebentar, setelah itu datang Qian Qian yang diantar Hao Ran menemui mereka. Ayah Ce Sien kemudian menanyakan ada apa dia datang ke bandara juga.

Ibu Ce Sien menjelaskan bahwa Ce Sien akan pergi ke Paris untuk menikah dengan Janice. Mendengar hal itu, Qian Qian hanya diam saja. Hao Ran segera menjelaskan bahwa bibi salah sangka, sebab Qian Qian adalah calon istrinya. Akhirnya kedua orang tua Ce Sien pun mengerti.

Setelah itu, Ce Sien datang dan mengatakan bahwa mereka berdua ingin mengantarnya. Ia minta agar orang tuanya segera pulang saja, apalagi ayahnya akan ada rapat. Ce Sien pun mengajak Qian Qian dan Hao Ran untuk minum kopi sebentar sebab masih ada waktu.

Setelah itu, mereka duduk bertiga di sebuah kafe di bandara tersebut. Qian Qian kembali menanyakan apakah Ce Sien benar-benar tidak ingat. Kemudian Ce Sien juga mengatakan bahwa ia tidak ingat apa-apa lagi. Qian Qian memberikan gelas yang dulu pernah Ce Sien berikan padanya.

Tapi Ce Sien tetap tidak ingat, hal ini membuat Qian Qian ingin menangis. Ia segera minta diri untuk pergi ke belakang. Akhirnya tinggal Hao Ran dan Ce Sien. Hao Ran masih tetap tidak percaya hal itu.

Setelah itu Hao Ran membelikan kue tart untuk Qian Qian. Ce Sien melihat dan memotong kur itu seperti dahulu ketika ia makan bersama Qian Qian. Setelah itu Ce Sien minta diri untuk pergi, sebab waktunya sudah habis.

Setelah Ce Sien pergi, Qian Qian kembali. Hao Ran memberikan kue tart yang telah terbagi-bagi itu. Qian Qian kaget sebab, ia tidak menyangka bahwa Hao Ran tahu tentang kue tart yang di potong seperti itu. Hao Ran menjadi kaget, ia tahu bahwa Ce Sien hanya pura-pura lupa, ia segera mengajak Qian Qian untuk mencari Ce Sien...


TAMAT

Fantasy (Episode 28)


Qian Qian sedang mengadakan konser yang besar. Di konser tersebut ia mengatakan bahwa dirinya akan undur diri dari dunia menyanyi dan ingin menjadi orang biasa. Ia berharap para fansnya mengerti akan hal tersebut.

Ia juga berterima kasih pada semua yang telah membantu, baik Cen Yi, Hao Ran, Donna dan lain-lainnya. Kemudian diakhir semuanya itu, Qian Qian menyanyikan sebuah lagu yang membuat para penonton menjadi sedih.

Setelah konser usai, Cen Yi datang menemuinya. Qian Qian meminta maaf untuk semua yang dia lakukan. Sebenarnya ia telah mempertimbangkan tadi malam. Cen Yi mengerti akan hal itu.

Hao Ran pun datang, ia juga berterima kasih pada Qian Qian, sebab ini merupakan kerja samanya dengan Qian Qian yang pertama kali dan yang terakhir.

Setelah itu, esok paginya Qian Qian datang ke tempat Yang Siung. Ia menengoknya dan membawakan buah. Yang Siung tidak dapat berbuat apa-apa lagi, ia bahkan tidak ingat apa-apa lagi.

Setelah selesai, Qian Qian pulang dan di jemput oleh Hao Ran. Qian Qian bercerita tentang keadaan Yang Siung, ia juga terlihat merasa menyesal atas perbuatannya dulu.

Di tepi pantai, Hao Ran dan Qian Qian sedang berdua, tiba-tiba Hao Ran mengatakan bahwa ia ingin menikah dengan Qian Qian. Qian Qian pun menjadi kaget dan mengatakan bahwa seharusnya jika ingin melamar, sebaiknya ada cincin.

Ternyata Hao Ran telah mempersiapkan cincin tersebut di dalam sebuah kerang, Qian Qian mengambilnya. Mereka berdua akhirnya memegangnya, akan tetapi cincin tersebut jatuh.

***

Qian Qian kebingungan. Sebab ketika sedang melintasi sebuah tempat penyeberangan, Qian Qian melihat seseorang yang mirip dengan Ce Sien. Ia yakin bahwa pria tersebut memang adalah Ce Sien.

Ia pun segera mencari ke seluruh pelosok kota, ia yakin karena orang tersebut adalah Ce Sien. Akhirnya Qian Qian pun segera mencoba untuk mencari Ce Sien ke rumahnya.

Benar saja, ketika sebuah mobil parkir untuk menurunkan penumpang, ternyata orang tersebut adalah ayah dan ibu Ce Sien. Dan di dalam mobil tersebut terdapat Janice dan Ce Sien.

Mobil tersebut segera pergi, Qian Qian segera mengikuti kemana mobil tersebut pergi. Sampailah di sebuah gereja, Qian Qian masuk ke dalam dan melihat seorang pria sedang berlutut di depan altar gereja.

Qian Qian segera mendekati orang tersebut dan memanggil nama Ce Sien. Pria itu bangkit dan Qian Qian segera memeluknya. Namun pria tersebut mengatakan bahwa apakah Qian Qian mengenalnya dan pernah bertemu.

Mendengar hal itu Qian Qian hanya terdiam, ia baru tahu bahwa pria itu buta....

Fantasy (Episode 27)


Setelah Ethan membawa Qian Qian untuk pergi, ternyata Ethan hendak membawa Qian Qian untuk mati bersama. Sebab Ethan merasa bahwa karena Qian Qian, hidupnya semakin kacau.

Akhirnya mobil yang dikendarainya masuk jurang. Keduanya terluka, Qian Qian setelah sadar, ia hanya melihat saja, tanpa dapat berbuat apa-apa. Tubuh Qian Qian ternyata tertimpa oleh pintu mobil yang terlepas.

Di tempat lain, terlihat Hao Ran hendak membeli roti di sebuah toko. Ketika ia hendak menyapa. Hao Ran kaget sebab penjaga toko tersebut adalah Donna. Setelah pulang kerja Hao Ran dan Donna mengobrol.

Donna menceritakan bahwa ia telah bekerja disana selama 2 bulan. Hao Ran menanyakan mengapa ia tidak kembali ke Siung Thu. Donna menjawabnya bahwa mereka tidak mau mempekerjakan dirinya, sebab ia tahu bahwa ia pernah masuk penjara.

Namun Hao Ran mengatakan bahwa jika pernah masuk penjara memang kenapa, sama lagi Cen Yi kan tahu bahwa Donna memang tidak bersalah. Hao Ran akan membantu hal itu, namun Donna tidak mau sebab ia merasa puas dengan sekarang ini.

Hao Ran lalu mengatakan bahwa ia tidak tahu mengapa Qian Qian dapat menjadi seperti itu, tidak tahu cara membantunya. Yang dipikirkan Qian Qian hanya masalah balas dendam terhadap Yang Siung.

Donna mengerti akan hal itu dan memaafkan Qian Qian dan ia minta agar Hao Ran membantunya dan tidak boleh meninggalkan Qian Qian. Donna ingin agar Qian Qian dapat menjadi seperti dulu.

Akhirnya mereka sepakat untuk mengajak Qian Qian makan malam. Mereka berdua pun setuju dan mencoba untuk menghubungi Qian Qian.

Di tempat tabrakan telepon Qian Qian berbunyi, ia berusaha untuk mengambil telepon tersebut namun Hao Ran telah menutup teleponnya. Ketika Donna hendak pergi, tiba-tiba Qian Qian menelpon dan tidak berkata banyak, ia hanya mengatakan minta tolong....

***

Qian Qian yang sedang diwawancarai oleh sebuah stasiun radio. Di radio tersebut Qian Qian di tanya tentang Piala Lagu Emas yang akan diadakan sebentar lagi. Qian Qian mengatakan bahwa piala tersebut sangat berarti bagiya, walaupun sudah masuk nominasi adlaah hal yang menggembirakan.

Penyiar menanyakan bagaiman dengan saingannya, apalagi dia adalah Fang Siau Man. Qian Qian lalu mengatakan bahwa mereka berdua adalah teman baik, Qian Qian juga mengatakan bahwa Fang Siau Man semoga bernasib baik.

Setelah itu, di tempat lain terlihat Qian Qian sedang mendatangi seseorang disebuah restoran. Ternyata dia adalah Donna yang baru saja keluar dari penjara. Mereka berdua mengobrol, Donna dengan sangat senang ingin membantu pekerjaan Qian Qian, apalagi ia tahu Qian Qian akan semakin sibuk.

Namun tanggapan dari Qian Qian sangat berbeda dengan yang ada dipikirannya. Qian Qian memberitahu pada Donna bahwa ia telah mempekerjakan dua orang pengasuh. Namun Donna ingin agar ia dapat menjadi asisten pribadinya.

Namun Qian Qian mengatakan tidak perlu, sebaliknya ia ingin memberikan sesuatu. Donna sangat senang dan menebak peluang apa yang akan diberikan untuknya. Ternyata, Qian Qian memberikan tiket untuk keluar negeri pada Donna.

Donna senang, namun ketika Qian Qian mengatakan bahwa ia tidak ikut ia malah menjadi bingung. Qian Qian lalu mengatakan bahwa saat ini ia tahu bahwa karirnya sednag menanjak dan ia tidak ingin di gosipkan hal yang tidak baik oleh orang lain.

Qian Qian meminta agar Donna menghindar sementara di luar negeri, dan ia juga tidak perlu khawatir, sebab Qian Qian sudah menyiapkan uang untuknya. Donna pun akhirnya menjadi agak marah, sebab ia tahu bahwa ia seperti di buang Qian Qian ke luiar negeri. Ia juga tidak takut hidup susah.

Qian Qian lalu berterima kasih karena demi Qian Qian, Donna dipenjara dua tahun, namun ia tidak ingin ada berita negatif terhadapnya. Donna heran, sebab demi masa depan Qian Qian, ia rela membuang temannya sendiri, apalagi ia teman dari kecil.

Donna marah dan merobek tiket dan Check tersebut dan menghamburkan pada Qian Qian. Ia juga berjanji untuk tidak akan menemuinya lagi selamanya....

Fantasy (Episode 26)


Cerita diawali dengan percakapan antara Yang Siung dengan Ethan di sebuah kapal laut. Yang Siung mengatakan bahwa Ethan memang sering membantah, hal ini dikarenakan ia mempunyai sifat seperti dirinya.

Kemudian Ethan mengatakan bahwa dalam mendapatkan sesuatu dengan cara apapun adalah cara yang baik. Yang Siung sudah menganggap Ethan sudah dewasa sekarang. Yang Siung juga menceritakan tentang kerja kerasnya hingga dapat mengembangkan perusahaan tersebut.

Ketika hendak membicarakan Qian Qian, Ethan segera memotong dan mengatakan bahwa hari ini ia sudah berjanji agar tidak membicarakan masalah tersebut. Ayahnya menjadi senang, sehingga tidak dapat berbua apa-apa lagi terhadap Ethan.

Sang ayah ingin agar Ethan segera meneruskan perusahaannya. Sebab barang berharga yang ia miliki adalah Ethan.

Di perusahaan, terlihat nona Lin sedang duduk di meja tempat dahulu Kak Cen berada. Tidak berapa lama kemudian Kak Cen datang. Nona Lin mengatakan bahwa Yang Siung menyuruh agar Lin yang mengisi posisi tersebut sementara sampai Kak Cen kembali.

Kak Cen menanyakan apa saja kerja Lin hingga semua masalah yang ada selalu mengarah padanya. Bahkan ia berani mengatakan bahwa semua dilakukan untuk perusahaan. Akhirnya, Lin ketahuan telah menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan dirinya.

Kak Cen pun minta agar Lin segera mengundurkan diri dari pada ia harus menanggung malu karena perbuatannya itu. Akhirnya nona Lin dibawa oleh polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Di perusahaan orang-orang melihatnya. nona Lin sangat malu ia juga mendatangi temannya dan mengatakan bahwa suatu saat akan dapat giliran.

Ia juga bertemu Qian Qian, sewaktu ia memarahi Qian Qian karena dianggap mempunyai cara yang licik, maka Qian Qian pun menampar nona Lin

Fantasy (Episode 25)



Setelah paman Qian Qian meninggal, Qian Qian mulai berdiam diri, ia mengingat semua waktu ketika masih bersama pamannya.

Setelah itu Qian Qian menyanyi di pub milik teman Hao Ran. Disana terdapat pengunjung yang mengatakan bahwa Qian Qian dahulu adalah penyanyi kini sekarang harus menyanyi di tempat seperti ini. Ia juga mengatakan yang tidak-tidak tentang Qian Qian yang mengatakan bahwa Qian Qian sering pesta seks dan menggunakan narkoba. Pengunjung itu juga ingin mengajak Qian Qian untuk menemani ia minum.

Akan tetapi pemilik pub dan teman Qian Qian mencoba untuk membela Qian Qian. Akhirnya keributan tidak terjadi. Qian Qian pulang dan di depan sudah ada Hao Ran menunggu. Akhirnya Hao Ran bermaksud untuk mengantar Qian Qian pulang.

Dalam perjalanan menuju ke mobil Hao Ran menanyakan bagaimana dengan nyanyiannya tadi. Qian Qian mengatakan bahwa ia harus terus bernyanyi untuk membiayai hidupnya, sebab siapa yang akan membiayai hidupnya jika ia tidak bekerja.

Hao Ran menawarkan bantuan agar Qian Qian tidak menyanyi lagi, jika tidak keberatan ia akan menjaganya. Namun Qian Qian malah marah dan mengatakan bahwa ia tidak perlu berbelas kasihan padanya.

Qian Qian tahu akan yang di pikirkan oleh Hao Ran, namun ia ingin mandiri, akhirnya Qian Qian pergi dan pulang sendiri. Hao ran hanya bisa diam melihatnya.

Di tempat lain, nona Lin sedang berdebat dengan salah seorang artis yang bernaung di bawah perusahaannya. Nona Lin telah melanggar kontrak, hal ini tidak dikehendaki oleh sang artis.

Akhirnya artis tersebut menyatakan keluar dan menghentikan kontrak tanpa meminta ganti rugi apapun dari perusahaan tersebut.

Di tempat lain terlihat Kak Cen bersama dua orang pemegang saham. Kedua orang tersebut mengatakan bahwa perusahaan sudah tidak karuan. Banyak artis yang keluar sejak kak Cen pergi. Kak Cen kemudian memberitahu bahwa sekarang ia tidak bekerja disana, tetapi di gantikan nona Lin. Kedua orang itu mengatakan bahwa nona Lin tidak pernah becus dalam bekerja.

Fantasy (Episode 24)


Setelah Qian Qian menanyakan pada Kak Cen dimanakah ayahnya sekarang, maka Kak Cen menjadi agak kaget dengan pertanyaan tersebut.

Qian Qian kemudian pergi dengan menaiki perahu untuk ke sebuah tempat. Qian Qian juga berusaha untuk mencari tempat tersebut dengan bertanya pada orang-orang. Ternyata tempat tersebut berada jauh dari keramaian kota.

Dan tibalah Qian Qian di sebuah rumah, ia segera mencoba untuk mencari pemilik rumah tersebut. Ketika mencari, ia melihat seorang bapak yang sedang melukis di sebuah pantai.

Orang tersebut sedang menyanyikan sebuah lagu, ketika hendak menyanyikan, tiba-tiba Qian Qian datang dan menlanjutkan lagu tersebut. Pria itu hanya terdiam melihatnya.

Kemudian Ia membawa Qian Qian ke rumahnya. Di sana Wen Pao bercerita ketika masih bersama ibu Qian Qian. Kesalahan memang terjadi, dahulu ketika ibu Qian Qian melihat Wen Pao sedang menggendong bayi, ternyata itu bukanlah bayinya melainkan milik tetangganya. Namun karena disangka Wen pao telah menikah, maka ibu Qian Qian segera pergi tidak ingin menjadi masalah.

Wen Pao menyesali semua yang terjadi dahulu, bahkan ia tidak mencarinya. Kini kesempatan telah hilang. Wen pao juga banyak menulis surat untuk ibu Qian Qian, namun tidak pernah di kirimkan. Qian Qian kemudian memberikan surat dari ibunya untuk Wen Pao....

Di tempat lain Alung meminta uang kepada ibunya karena untuk membayar utang. Ibunya tidak mempunyai uang sebanyak itu, ia akhirnya meminta pada paman. Paman sudah tidak mempunyai uang, akhirnya Alung nekat pergi ke mantan bos Qian Qian...

Fantasy (Episode 22-23)


Qian Qian yang sedang terbaring di tempat tidur di sebuah rumah sakit. Di sana terlihat Kak Cen dan Siau Man yang menemani, mereka berdua sangat bingung sebab Qian Qian belum sadar juga.

Kak Cen tahu bahwa Qian Qian akan baik-baik saja, jika obat biusnya sudah hilang, maka Qian Qian akan sadar. Benar saja, tidak lama kemudian Qian Qian sadar, mereka kemudian menyapa.

Kak Cen kemudian memberitahu bahwa untung ada Siau Man yang mau mendonorkan darahnya. Qian Qian lalu berterima kasih pada Siau Man karena telah berbuat baik padanya. Siau Man mengatakan bahwa dahulu ia pernah di tolong oleh Qian Qian, kini dia membalas kebaikannya.

Qian Qian lalu mengatakan bahwa kini darah Siau Man telah mengalir dalam tubuhnya, begitu juga Siau Man. Dengan senang ia mengatakan bahwa ini berarti mereka berdua mempunyai hubungan darah.

Tidak lama kemudian, paman datang dengan Donna. Paman terlihat khawatir. Paman lalu menasehati agar lain kali lebih berhati-hati dalam mengendarai mobil. Akhirnya paman ingin menemui dokter dan menyuruh agar Qian Qian istirahat terlebih dahulu.

Ketika hendak memanggil suster, tiba-tiba pamannya merasakan sakit di dadanya. Ia kemudian berpegangan tembok agar tidak terjatuh. Kemudian ia memegangi jantungnya dan terlihat sangat sakit.

Fantasy (Episode 20-21)


kak Cen yang mendatangi Li Hai. Li Hai mengatakan bahwa memang ia sudah mempunyai firasat bahwa Qian Qian adalah putri Huei Ru. Li Hai lalu menyuruh Cen akan segera membawa Qian Qian pergi.

Akan tetapi Cen menjelaskan bahwa ia ingin agar Li Hai melatih Qian Qian, sebab hal tersebut merupakan permintaan terakhir dari Huei Ru. Li Hai kaget mendengarnya, dan kini ia tahu bahwa Huei Ru sudah meninggal. Ia lalu berpikir kembali.

Cen memberitahu Li Hai agar tidak memberitahukan pada Qian Qian bahwa ibunya telah meninggal.

Di tempat lain terlihat Qian Qian yang masih bingung dengan kejadian kemarin. Tiba-tiba datang asisten Li Hai dan mengatakan bahwa hari ini tidak ada latihan. Qian Qian menanyakan bagaimana keadaan Li Hai, asistennya menjawab bahwa ia baik-baik saja, bahkan bangun sejak pagi.

Qian Qian akhirnya ke tempat lain dan melihat kak Cen. Ia segera menghampiri kak Cen. Setelah itu Qian Qian mendatangi Li Hai yang berada di lantai atas. Qian Qian lalu menanyakan pada Li Hai tentang ibunya.

Akhirnya Li Hai mulai menceritakan semuanya yang telah terjadi, mulai dari awal perkenalannya dengan Huei Ru hingga Li Hai jatuh cinta pada ibunya Qian Qian. Setelah itu, Li Hai mengatakan bahwa harus memilih antara cinta dengan musik, baginya tidak boleh ada dua....

Fantasy (Episode 18-19)


Cerita dimulai dengan pemandangan di sebuah rumah apung yang berada di atas laut. Di sana terlihat Hao ran dan Siau mei sedang berbincang. Hao Ran memberitahu Siau Mei bahwa dahulu jika menulis lagu, ia sering datang ke tempat tersebut, sebab disana sangat sunyi.

Kemudian Siau Man mencium Hao Ran dan mengatakan bahwa ini adalah surga, namun Hao Ran menjawabnya bahwa sayang sekali ini hanya surga dunia, jika bukan pasti tidak usah dibersihkan.

Kemudian Hao Ran mengajak Siau Man ke sebuah tempat. Ternyata tempat tersebut adalah kamar tempat nanti malam Siau Man tidur. Siau Man terlihat sangat senang, mereka akhirnya pun bercanda dan menari bersama hingga sore hari.

Esok paginya Hao Ran bangun tidur dan ia mencari Siau Man tetapi tidak menemukannya. Ia pun mencoba mencari ke semua tempat, tetapi tidak di dapatinya. Ternyata Siau Man sedang ke tepi pantai untuk berbelanja. Ketika sedang berbelanja, salah seorang penjual mengatakan bahwa sepertinya ia sudah mengenalnya.

Penjual tersebut yakin bahwa Siau Man adalah seorang penyanyi, tapi Siau Man tetap tidak mengaku dan setelah belanja ia pun segera pergi. Tidak berapa lama, teleponnya berbunyi, setelah di angkat ternyata dari kantor. Mereka menanyakan mengapa HPnya tidak aktif dan mana boleh sebagai penyanyi pergi dengan begitu saja.

Siau Man tetap tidak mau, ia ingin beristirahat dari pekerjaannya dan ia ingin cuti. Akan tetapi pihak manajemen tidak memperbolehkannya. Di rumah apung Hao Ran duduk lemas karena tidak menemukannya. Tiba-tiba ada sebuah kapal melintas, ternyata ada Siau Man di dalamnya. Setelah sampai Hao Ran menyambutnya dan mengatakan bahwa ia sangat mengkhawatirkan Siau Man.

Siau Man mengatakan apakah ia takut meninggalkan Hao Ran, Hao Ran hanya diam saja. Kemudian Siau Man pun bercanda dan mereka berdua kejar-kejaran di atas rumah apung.....

Fantasy (Episode 17)


Ce Sien yang hendak menemui Janice. Ce Sien mengatakan pada Janice bahwa ia tahu bahwa Janice akan mengahncurkan hubungannya dengan Qian Qian. Ce Sien mengatakan bahwa yang salah adalah dirinya, bukan Qian Qian. Jadi ia minta agar Janice tidak menjahati Qian Qian.

Janice malah mengatakan bahwa Qian Qian telah merebut kekasih orang. Sudah lama mereka pacaran, akan tetapi dengan sebentar saja sudah hilang semuanya. Janice pun mengancam bahwa orang yang merebut miliknya tidak akan dibiarkan hidup senang. Mendengar hal itu, Ce Sien pergi meninggalkan Janice.

Di dalam perusahaan terjadi rapat dan muncul masalah dengan Qian Qian. Ada kontrak yang dibatalkan karena adanya skandal tersebut. Nona Lin juga ikut menyalahkan Qian Qian dengan mengatakan bahwa Qian Qian telah menjadi pihak ketiga.

Akhirnya tuan Yang menyuruh agar jika Qian Qian ada, ia di suruh untuk menemuinya.

Sesampainya di kantor, Qian Qian telah di tunggu banyak wartawan yang menanyakan tentang skandal tersebut. Begitu juga di dalam perusahaan, orang ramai membicarakan Qian Qian.

Donna pun mawah, akan tetapi nona Lin menyuruh agar Qian Qian datang menemui Yang. Donna ingin menemani, akan tetapi tidak diperbolehkan. Qian Qian akan menemui Yang sendiri.

Fantasy (Episode 13-14)


Haro yang sedang duduk di sofa. Tiba-tiba ia dikejutkan oleh suara Qian Qian yang memanggilnya. Hal ini membuat Hao Ran terkejut dan langsung menemui Qian Qian.

Qian Qian kemudian menyapanya dan menanyakan apakh dia adalah Hao Ran. Haro mengangguk dan mempersilahkan Qian Qian untuk duduk. Hao Ran meminta maaf sebab rumahnya berantakan sekali.

Qian Qian mengatakan bahwa dahulu ia juga sering ke tempat ini, ternyata setelah dapat melihat ia dapat mengatakan bahwa rumah Hao Ran benar-benar berantakan. Hao Ran mempersilahkan Qian Qian duduk.

Hao Ran menjadi tidak enak ketika Qian Qian memandangnya. Qian Qian mengatakan agar Hao Ran tidak gugup. Hao ran mengambilkan minum Qian Qian, setelah itu mereka berdua duduk diam.

Hao Ran lalu mengatakan bahwa minta maaf karena selama di rumah sakit ia tidak menjenguknya. Hal ini dikarenakan ia sibuk selalu. Qian Qian tidak mempersalahkan dan mengerti akan hal itu.

Akan tetapi Qian Qian tetap memandanginya hingga Hao Ran menjadi salah tingkah. Akhirnya Hao Ran menanyakan pada Qian Qian siapakah yang lebih keren, apakah dirinya ataukah dokter Sung.

Dengan tersenyum Qian Qian mengatakan bahwa Hao Ran yang lebih keren, jadi akan membuat Hao Ran menjadi senang. Namun Hao Ran menjawabnya bahwa untuk apa menjadi senang, sebab orang yang di pilih Qian Qian bukan dirinya.

Qian Qian akhirnya pergi ke dapur. Ia menemukan kucing yang dulu pernah di temukannya. Namun kucing tersebut mencakarnya hingga ia terluka. Hao Ran pun segera mengobatinya.

Keesokkan harinya Qian Qian di wawancarai banyak wartawan. Di sana terlihat Ethan yang sedang terlihat tidak senang. Juga ada Siau Man yang juga kelihatan tidak suka dengan semuanya ini.

Dalam keadaan mabuk, Ethan tetap memperhatikan Qian Qian. Ketika acara usai, Qian Qian pulang dan menunggu Donna yang masih ada di dalam. Akan tetapi di saat itu Ethan keluar gari ruangan diskotik itu dan ingin mengantar Qian Qian untuk pulang.

Awalnya Qian Qian menolak sebab ia sudah berjanji dengan Donna. Akan tetapi Ethan mengatakan bahwa Donna ada pekerjaan lain dan ia yang akan mengantarnya pulang. Qian Qian terlihat takut sebab Ethan sangat mabuk. Namun akhirnya Qian Qian mau juga diantar.

Donna sibuk mencari Qian Qian dan ketika menelpon, Ethan yang mengangkat dan mengatakan bahwa dirinya akan mengantar Qian Qian pulang. Ayah Ethan pun mulai curiga dan segera mencari anaknya itu.

Benar saja, ternyata Ethan membawa Qian Qian ke sebuah tempat. Disana Ethan hendak mengatakan bahwa ia mencintai Qian Qian, ia pun juga hendak memeluk. Namun Qian Qian segera menolak akan tetapi Ethan menahannya.

Akhirnya ayah Ethan sampai di tempat tersebut dan melihat Qian Qian hendak di peluk oleh anaknya....

Fantasy (Episode 16)


Ethan yang hendak mencium Qian Qian namun tidak bisa. Qian Qian tahu bahwa Ethan sedang mabuk, akan tetapi Ethan mengatakan bahwa ia tidak mabuk dan ia benar-benar mencintainya.

Ketika itu Qian Qian mendorongnya hingga jatuh. Pada saat itu ayah Ethan datang dan segera memukul anaknya. Ia menyuruh agar Qian Qian masuk dalam mobil. Ethan masih saja membantah mengapa ia tidak boleh mencintai Qian Qian.

Akhirnya ayahnya menceritakan bahwa Qian Qian adalah kakak dari Ethan. Mendengar itu Ethan menjadi kaget dan mengatakan bahwa ia tidak mungkin. Setelah itu Ethan pergi dan Yang segera menghampiri Qian Qian di mobil.

Yang mengatakan bahwa ia tidak akan membiarkan orang lain untuk menjahati Qian Qian termasuk anaknya. Qian Qian pun memaafkan ia, sebab ia tahu Ethan sedang mabuk.

Keesokkan paginya Yang menyuruh asistennya agar segera menyuruh Ethan pergi ke Amerika. Asistennya tersebut tahu bahwa telah terjadi sesuatu. Yang mengatakan bahwa jika Ethan tidak pergi ia khawatir akan terjadi sesuatu nantinya.

Di tempat lain terlihat nona Lin yang sedang makan dan berbincang dengan Siau Man. Siau Man menanyakan mengapa kini ia jarang sekali latihan, semuanya milik Qian Qian.

Siau Man ingin agar nona Lin mengatur waktu latihannya. Namun nona Lin bilang bahwa percuma jika ia katakan boleh, sebab bos lah yang menentukan semuanya. Tidak berapa lama, mama dari Siau Man datang dan menanyakan bagaimana percakapan mereka.

Nona Lin malahan menyruh pada Siau Man agar berunding dengan Qian Qian. Akan tetapi Siau Man dan ibunya merasa gengsi. Akhirnya ibu Siau Man ingin menemui bos Yang.

Fantasy (Episode 15)


Hao Ran yang sedang berada di rumahnya. Tiba-tiba datang Steven hendak mencarinya untuk menanyakan tentang lagu baru yang diciptakannya. Hao Ran lalu memberikan kertas lagu tersebut.

Steven heran sebab ia tahu Hao Ran menulisnya siang dan malam, akan tetapi hanya mendapatkan dua buah lagu. Hao Ran hanya diam saja mendengar hal itu. Kemudian Steven mengeluarkan dompet dan memberikan cek untuknya sebagai tanda penghargaan.

Steven memberikan Hao Ran sebuah CD yang berisi lagu Thailand. Ia meminta agar Hao Ran mendengarnya lalu merubah sedikit nadanya dan menambah instrument lainnya, sehingga jadilah sebuah karya baru.

Kemudian Steven pergi sambil mengingatkan bahwa album Siau Man sangat laris di pasaran, sehingga ada kemungkinan membuat album kedua dalam waktu dekat ini. Ia lalu menyuruh agar Hao Ran bekerja lebih keras agar targetnya tercapai.

Ketika Steven pergi, Hao Ran hanya terdiam saja, kemudian ia melemparkan CD tersebut ke atas meja.

Di tempat lain terlihat dokter Ce Sien yang sedang mabuk. Ia kelihatan sangat mabuk dan terdapat beberapa botol minuman keras di sana. Disana terlihat juga Hao Ran yang baru saja datang. Ia lalu memesan minuman, akan tetapi ketika hendak meminumnya, ia melihat Ce Sien yang duduk.

Ia lalu ingin menghampiri, akan tetapi dicegah oleh temannya yang merupakan pemilik Cafe. Hao Ran mengatakan bahwa pria tersebut sudah membuat Qian Qian menderita, malahan sekarang sedang mabuk-mabukan.

Teman Hao Ran tersebut memperingatkan agar Hao Ran tidak membuat onar di Cafenya. Akhirnya Hao Ran duduk kembali. Dokter Ce Sien akhirnya pergi, Hao Ran dan temannya hanya diam saja.

Setelah sampai di luar, Hao Ran segera menemui dokter Ce Sien dan menarik bajunya. Hao Ran pun mengatakan bahwa mengapa ia sampai membuat Qian Qian menjadi seperti itu, akan tetapi ia masih saja mabuk-mabukan....

Fantasy (Episode 11-12)


Dokter Sung yang sedang mengendarai mobilnya. Ketika itu, tiba-tiba ia teringat akan toko milik pamannya. Ia segera memutar kendaraannya untuk pergi ke sana.

Namun ketika ia hendak ke sana terlihat paman sedang mengantar Qian Qian untuk naik taksi. Setelah taksi berlalu, dokter Sung tetap mengikutinya dari jauh. Akhirnya sampailah Qian Qian di asramanya. Dokter Sung pun turun dari mobil, namun ketika hendak menemui Qian Qian, tiba-tiba telepon berbunyi. Sung segera menutup teleponnya karena Qian Qian mendengarnya.

Setelah menutup teleponnya, Qian Qian lalu masuk ke dalam rumah dan Sung kembali menerima telepon dari Janice yang menyuruhnya segera pergi ke cafe yang telah direncanakan.

Setelah sampai di cafe, Janice telah menunggu. Cafe tersebut ternyata cafe tempat Hao Ran sering datang. Mereka berdua memesan makanan, namun Sung hanya memesan kopi saja. Hal ini membuat Janice kesal.

Setelah itu, terlihat Hao Ran yang sedang duduk di temani kawannya, pemilik cafe itu. Pemilik cafe tersebut menanyakan pada Hao Ran tentang Qian Qian. Hao Ran pun menceritakan masalah yang ada.

Namun begitu ia melihat ke arah Sung, ia langsung melihatnya. Namun Hao Ran tidak ingat siapa dia. Ia kemudian mengingatnya kembali, yang akhirnya ia tahu bahwa pria tersebut merupakan dokter mata Qian Qian.

Pemilik cafe pun baru mengetahuinya, ia bahkan mengatakan bahwa Sung lebih ganteng dari hao Ran. jadi untung saja Qian Qian tidak dapat melihatnya.

Hao Ran pun menanyakan pada temannya itu, apakah wanita yang ada di dekat Sung adalah kekasihnya. Teman Hao Rna pun percaya jika wanita itu merupakan kekasih Sung.

Di tempat lain terlihat Qian Qian sedang membaca buku dengan huruf Braile. Ketika Sung hendak mengisi bensin, Janice berada di mobil. Tiba-tiba telepon berbunyi, Janice segera mengangkat telepon miliknya. Setelah di lihat ternyata bukan telepon miliknya yang berbunyi.

Ia segera mencari, ternyata HP milik Sung yang berbunyi. Ia mencoba mengangkatnya, tetepi langsung dimatikan. Setelah dilihat ternyata Qian Qian yang telah menelponnya.

Sung lalu mengantar Janice pulang. Janice merasa aneh dengan sikap Sung hari ini, namun akhirnya ia mengerti bahwa Sung terlihat leleah. Ia langsung menyuruh Sung untuk beristirahat.

Akan tetapi Sung malahan pergi ke sebuah tempat, di sana ternyata ada Qian Qian namun berada di tempat lain. Saat itu hujan turun dengan lebatnya, Sung kemudian berteduh, begitu juga dengan Qian Qian.

Sung lalu mendengarkan sebuah lagu, saat itu juga Qian Qian mendengarnya. Qian Qian lalu menghampiri asal lagu tersebut. Sung mendengar bunyi alat bantu jalan milik Qian Qian. Ia lalu melihat Qian Qian dan memanggilnya. Qian Qian menghampirinya.....

Fantasy (Episode 9-10)


Tiga hari setelah operasi, maka dokter Sung segera membuka kain penutup mata Qian Qian. Kemudian Sung menyuruh Qian Qian untuk membuka matanya perlahan-lahan.

Setelah matanya di buka perlahan, lalu Qian Qian kemudian diam saja. Sung menanyakan apakah Qian Qian melihat cahaya. Qian Qian mengatakan bahwa tadi memang ada sedikit cahaya kemudian gelap kembali.

Tidak lama kemudian paman dan Donna masuk ke dalam kamar. Paman langsung menuju ke Qian Qian dan menanyakan apakah sudah dapat melihat. Sung hanya diam saja, paman semakin penasaran.

Akhirnya Sung mengatakan bahwa operasinya gagal, semua terdiam. Qian Qian kemudian mengatakan bahwa operasi gagal itu adalah hal yang sudah biasa. Jadi tidak perlu disesalkan. Qian Qian pun mengatakan bahwa ia khawatir karena saat ini dirinya sudah terbiasa dengan dunia gelap, jika sembuh dirinya khawatir dengan dunia yang penuh warna ini.

Donna pun memberikan semangat kembali pada Qian Qian. Sung minta diri untuk pergi, namun paman segera mengejarnya dan mengatakan bahwa dahulu Sung pernah mengatakan bahwa Qian Qian akan sembuh. Ia yakin bahwa operasi yang di lakukan Sung salah.

Disana juga datang Hao Ran, ia segera menemui Qian Qian. Disana Hao Ran membacakan kalimat yang membuat Qian Qian kembali bersemangat. Qian Qian mengatakan bahwa dengan melihat semangat Hao Ran dalam musik yang tidak pantang menyerah, maka membuat Qian Qian juga berusaha dan tidak akan menyerah.

Keesokkan paginya Sung kembali ke kamar Qian Qian yang hendak pulang. Ia kembali meminta maaf pada Qian Qian. Namun Qian Qian mengatakan bahwa jangan berkata seperti itu lagi.

Tidak lama kemudian paman dan Donna datang untuk menjemputnya. Paman kemudian meminta maaf pada Sung. Namun sebelum pulang, Qian Qian ingin menemui seseorang terlebih dahulu.....

Fantasy (Episode 7-8)


Qian Qian yang dikerjai oleh para karyawan di perusahaan tersebut. Mereka mulai tidak suka dengannya dan dianggap ornag yang tidak akan menjadi orang besar.

Lin dengan cara menyuruh menambahkan sambal yang berlebihan pada mangkuk mie milik Qian Qian. Ketika Qian Qian memakannya, maka ia langsung batuk-batuk karena pedas. Ia segera bangkit untuk minum, tapi secara tidak sengaja ia menumpahkan makanan orang yang berjalan di dekatnya.

Akhirnya bajunya basah, Qian Qian langsung menuju ke toilet. Di sana Heidy yang mempunyai sifat buruk mencoba untuk mengerjainya. Qian Qian akhirnya disuruh untuk berganti pakaian, namun pakaian yang diberikan Heidy adalah pakaian seperti karnaval.

Setelah selesai berpakaian ia memanggil Heidy keluar, namun ia tidak menemukannya. Akhirnya Qian Qian berjalan keluar toilet. Tidak disangka di sana ada wawancara.

Malang, semua wartawan menghampirinya dan menanyakan tentang kostum yang di pakai Qian Qian. Steven dan Lin segera menghentikan para wartawan mengambil gambar Qian Qian. Semuanya menjadi bingung dengan keadaan tersebut. Begitu juga halnya dengan Qian Qian sendiri.

Di tengah kebingungan tersebut, muncul Siau Man yang datang untuk menolongnya. Siau Man segera mengantar Qian Qian untuk pulang ke rumah. Siau Man mengatakan bahwa ada orang yang mempermainkan Qian Qian.

Qian Qian mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berbuat jahat, jadi mengapa dia orang mempermainkan dirinya. Siau Man kemudian menjelaskan bahwa dunia ini tidak sesederhana yang Qian Qian pikirkan.

Siau Man menasehati agar Qian Qian melepaskan keinginannya untuk menjadi penyanyi. Namun Qian Qian tidak mau melepasnya karena ia sudah memiliki prestasi walaupun tidak besar. Akhirnya Siau Man mengantar Qian Qian pulang ke rumah.

Di tempat lain, Cen sedang memarahi Lin karena foto Qian Qian yang berbusana aneh telah masuk majalah. Lin dengan mudahnya mengatakan bahwa karena Qian Qian buta, jadi kemungkinan ia salah memakai baju.

Cen terus menyalahkan Lin, namun Lin menyalahkan Heidy. Sebab Heidy merupakan bawahan dari Lin. Namun Cen tetap menyalahkan Lin dna ia tidak tahu jika atasan menanyakan hal tersebut.

Akhirnya Cen menyudahi pembicaraan mereka dan menyuruh agar Siau Man dan Qian Qian diberi masing-masing satu rumah. Sebab menurut Cen, Qian Qian kurang leluasa.

Setelah itu Lin berbicara pada Heidy. Heidy tidak terima sebab Lin lah yang menyuruh untuk mempermainkan Qian Qian. Namun Lin tetap saja menyuruh Heidy untuk bertanggung jawab. Akhirnya Lin menyerahkan amplop pada Heidy yang artinya ia di keluarkan dari perusahaan tersebut....

Fantasy (Episode 5-6)


Setelah paman dan Qian Qian mengobrol, maka keesokkan harinya diadakan pers konfrerensi untuk Qian Qian. Dari jauh ibunya selalu memperhatikan dan merasa bangga dengan anaknya.

Keesokkan harinya dokter Sung menemui ibu Qian Qian. Sung menceritakan bahwa menurut dokter yang memeriksa, ibu Qian Qian ternyata menderita penyakit lever tahap akhir. Ibu Qian Qian mengatakan bahwa dia sudah tahu, namun tidak menyangka bisa secepat ini. Sung menyarankan agar segera datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin.

Sung kemudian mengatakan bahwa kedatangannya kali ini tidak hanya menmberitahu tentang penyakitnya, namun juga ingin berbicara tentang Qian Qian. Sung yakin wanita tersebut mengenal Qian Qian, lebih lagi marganya juga sama.

Wanita tersebut mengatakan bahwa Sung jangan menebak lagi, anggap saja ia adalah penggemar Qian Qian. Wanita tersebut mengatakan bahwa ada beberapa hal yang tidak dapat dijelaskan, jadi harap Sung tidak perlu menanyakannya lagi. Akhirnya Sung mngerti semuanya itu.

Wanita itu lalu menanyakan apa hubungan Sung dengan Qian Qian dan berapa sudah mengenalnya. Sung kemudian menceritakan mulai perkenalannya dengan Qian Qian. ia ingin membantunya agar dapat bertemu dengan ibunya. Sebab ia takut suatu saat Qian Qian tidak dapat bertemu dengan ibunya kembali.

Di tempat yang lain, terlihat Qian Qian sedang diwawancarai oleh sebuah stasiun TV. Mereka menanyakan tentang perubahan apa saja yang terjadi setelah kini menjadi orang terkenal. Qian Qian menjawabnya dengan riang bahwa tidak ada perubahan dalam dirinya, namun mungkin keluarganya saja yang merasakan sedikit perubahan.

Di kedai kopi, Donna, pamannya dan para tamu juga menyaksikan lewat televisi. Ketika ditanya pendapat Qian Qian setelah masuk dalam perusahaan rekaman Siung Thu, Qian Qina mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berpikir untuk menjadi penyanyi. Ia hanya senang bernyanyi, sedangkan masalah yang lain ia serahkan kepada perusahaan untuk mengaturnya.

Fantasy (Episode 3-4)


cerita berawal setelah Qian Qian kehujanan, tiba-tiba datang seorang wanita yang membawakan payung untuknya. Wanita tersebut menggengam tangan Qian Qian. Merasakan ada seseorang ia bertanya siapa wanita itu sebenarnya.

Namun wanita itu segera berlalu, ternyata wanita tersebut adalah ibu dari Qian Qian, sayang Qian Qian tidak mengetahuinya.

Keesokkan harinya Qian Qian, pamannya, Donna dan Hao Ran berada di tokonya dan sedang mendengarkan rekaman nyanyian Qian Qian. Semua terlihat senang dan sangat menyukainya. Donna pun juga salut pada Qian Qian dan mengatakan sangat profesional sekali.

Hao Ran juga tidak mau kalah, ia mengatakan bahwa memang lagu dari pencipta profesional pasti bagus. Donna segera menyahut dengan mengatakan bahwa jika tidak ada Qian Qian, maka pencipta musik seprofesional seperti Hao Ran tidak akan bisa. Akhirnya mereka mengakui bahwa semuanya memang harus saling mendukung.

Namun lain halnya dengan paman Qian Qian, Akhun. Ia malahan terlihat bengong, Hao Ran segera menanyakan bagaimana menurut paman. Paman yang sedang bengong segera mengatakan bahwa sungguh mirip. Qian Qian segera menanyakan mirip dengan apa, tapi paman segera mengalihkan dengan mengatakan bahwa suara Qian Qian sangat bagus.

Hao Ran kembali membicarakan tentang rekaman tersebut, ia akan berusaha sekuat tenaga agar album Qian Qian laku keras, ia bahkan menjaminnya. Namun paman hanya terdiam saja dengan semua perkataan tersebut.

Setelah itu paman membereskan meja di luar toko, Hao Ran mendatanginya. Hao ran mengetahui bahwa ia sangat mengkhawatirkan Qian Qian. Akhirnya ia memberi tahu dan menunjukkan surat kontrak dirinya dengan Qian Qian. Memang sebenarnya Hao Ran tidak perlu memakai surat tersebut karena mereka berdua sudah saling percaya.

Namun sang paman malah mengatakan bahwa ia tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Hao Ran menyangka bahwa pamannya tidak mempercayainya. Paman kemudian mengatakan bahwa jika ia tidak percaya pada Hao Ran, mengapa ia menyetujui Qian Qian untuk rekaman bersamanya.

Paman segera mengatakan bahwa hal ini tidak ada hubungannya dengan Hao Ran kemudian ia langsung pergi meninggalkan Hao Ran yang masih bingung dengan paman Qian Qian tersebut.

Selanjutnya Hao Ran terlihat sedang mencoba untuk memasukkan hasil rekamannya ke toko kaset, namun banyak yang tidak menerimanya. Namun untunglah ada sebuah toko yang mau menerimanya, akan tetapi di taruh dalam rak yang bukan merupakan rekaman laris. Namun apa mau di kata, Hao Ran pun hanya melihatnya saja.

Di tempat lain terlihat Alung dan teman-temannya sedang menyuruh seseorang untuk keluar dari sebuah rumah. Di dalam rumah tersebut terlihat seorang ibu dan anaknya. Suami dari wanita tersebut kelihatannya mempunyai hutang pada Alung. Namun wanita tersebut mengatakan bahwa suaminya tidak ada di rumah.

Alung tetap tidak percaya, ia malah mengatakan bahwa dengan bersembunyi apakah hutang dapat lunas.....

Fantasy (Episode 1-2)


Cerita berawal dengan sebuah kisah sepuluh tahun yang lalu, Seorang ayah yang bernama Huiru, diperankan oleh Xiang Yun, dalam keadaan mabuk meninggalkan anak perempuannya yang bernama Qianqian yang berumur empat tahun.

Ia meninggalkan anaknya tanpa jejak yang jelas. Qianqian kecil akhirnya menangis dengan sangat hingga akhirnya mengakibatkan kebutaan pada matanya.

Qianqian akhirnya tumbuh oleh asuhan kakeknya yang bernama Guorong, diperankan oleh Mai Haowei. Qianqian besar, yang diperankan oleh Michelle Saram kini telah dewasa menjadi seorang gadis yang cantik. Tidak hanya itu saja, Qianqian juga dikaruniai suara emas.

Ia yang dahulu merupakan seorang yang cengeng, kini merupakan seorang yang optimis dan periang.

Pada sebuah konser yang bernama 7th Month Getai Guorong membawa Qianqian untuk mengunjungi seorang teman lamanya yang bernama Ah Mu, yang merupakan seorang pemimpin kelompok musik.

Ketika suatu saat Ah Mu dalam kegelisahan karena seorang penyanyi yang belum tiba pada saat-saat terakhir, Guorong melihat sebuah kesempatan dan mengajurkan agar Qianqian yang menggantikan.

Qianqian naik ke atas panggung dengan hati-hati sekali, sebab ini merupakan pertama kalinya ia tampil diatas panggung. Setelah selesai bernyanyi ia tidak dapat membayangkan apa yang sebenarnya telah terjadi.

Di waktu yang bersamaan pula, para penonton terkagum dengan Qianqian, begitu juga halnya dengan seorang komposer muda yang bernama Haoran, yang diperankan oleh Chen Hanwei. Haoran berkeinginan untuk membantu Qianqian membuat sebuah album.

Ketika penjualan albumnya menjadi kian laris, hal ini terdengar hingga ke direktur perusahaan musik internasional yaitu Yang Xiong, yang diperankan oleh Huang Wenyoung. Ia langsung membuat kontrak dengan Qianqian dan menjadikan Qiangqian sebagai seorang artis.

Fang Xiaoman, yang diperankan oleh Priscelia Chan, merupakan serorang artis di perusahaan rekaman tempat Qianqian di kontrak. Ia merasa bahwa Qianqian merupakan saingan terberatnya yang nantinya akan membuat kesulitan bagi dirinya.

Saat itu pula mulai muncul berbagai kesulitan yang dialami oleh Qianqiang, hingga akhirnya Qianqian tidak tahu harus berbuat apa dengan semuanya itu.

Zilian, yang diperankan oleh Tay Ping Hui, seorang dokter muda yang menjadi pengunjung tetap toko kopi milik Guorong mengatakan bahwa mata Qianqian dapat di sembuhkan kembali.

Ketika itu, mulailah kebingungan dalam hati Qianqian, sebab ada dua orang pria yang suka dengan dirinya yakni Zilian yang telah menyembuhkan matanya dan Haoran yang merupakan teman baiknya. Hal ini membuatnya tidak dapat melakukan apa-apa lagi dan tidak tahu apa yang harus dia lakukan.

Fantasy (Sinopsis)



Details
Title: Fantasy
Genre: Romance
Episodes: 19
Broadcast network: Mediacorp
Broadcast period: 2002


Cast
Michelle Saram as Qian Qian
Chen Hanwei as Haoran
Tay Ping Hui as Zilian
Priscelia Chan as Fang Xiaoman
Mai Haowei as Guorong
Huang Wenyong as Yang Xiong
Xiang Yun as Huiru
Chen Shucheng


Review Fantasy
Cerita berawal dengan sebuah kisah sepuluh tahun yang lalu, Seorang ayah yang bernama Huiru, diperankan oleh Xiang Yun, dalam keadaan mabuk meninggalkan anak perempuannya yang bernama Qianqian yang berumur empat tahun.

Ia meninggalkan anaknya tanpa jejak yang jelas. Qianqian kecil akhirnya menangis dengan sangat hingga akhirnya mengakibatkan kebutaan pada matanya.

Qianqian akhirnya tumbuh oleh asuhan kakeknya yang bernama Guorong, diperankan oleh Mai Haowei. Qianqian besar, yang diperankan oleh Michelle Saram kini telah dewasa menjadi seorang gadis yang cantik. Tidak hanya itu saja, Qianqian juga dikaruniai suara emas.

Ia yang dahulu merupakan seorang yang cengeng, kini merupakan seorang yang optimis dan periang.


Sinopsis Fantasy
Episode 1-2
Episode 3-4
Episode 5-6
Episode 7-8
Episode 9-10
Episode 11-12
Episode 13-14
Episode 15
Episode 16
Episode 17
Episode 18-19
Episode 20-21
Episode 22-23
Episode 24
Episode 25
Episode 26
Episode 27
Episode 28
Episode 29-Tamat

Silahkan Mencari!!!