Sabtu, 24 Juli 2010

Corner With Love (Episode 9)


Sinopsis Corner With Love
Episode 9


Kehadiran Qin Lang di hotel milik ayah Xiao Yang sendiri adalah karena dirinya diminta mengganti semua lukisan yang ada disana dengan gambar miliknya. Mengira kalau dirinya berhasil membuat panas Xin Lei, Xiao Yang cuma bisa gigit jari ketika rivalnya hanya melengos tidak perduli.

Di hari pertamanya bekerja, Xin Lei harus melayani seorang tamu yang ternyata mengenal kedua orangtuanya. Keruan saja, ingatan akan masa-masa indah bersama keluarga langsung kembali sampai-sampai ia ketinggalan bis terakhir untuk pulang. Beruntung, dari belakang Qin Lang melintas dengan sepedanya.

Sengaja mengajak Xin Lei adu mulut demi membuat gadis itu senang, Qin Lang bahkan sampai menelepon ke Shanghai demi mendengar kalau gadis yang disukainya itu mengaku kangen dengan masakan rumah. Namun apa yang terjadi? Xin Lei yang sempat hendak memuji masakan Qin Lang namun tidak jadi malah melakukan sebaliknya : menyebut apa yang dibuat si pemuda hanya biasa-biasa saja.

Keruan saja, keduanya langsung terlibat pertengkaran sengit diatas meja makan dengan cara unik : saling berlomba menghabiskan makanan yang ada. Sempat marah-marah, Qin Lang akhirnya sadar kalau sebenarnya Xin Lei sangat menyukai masakan racikannya dan hanya bisa tersenyum simpul karena misinya sukses.

Memasuki hari kedua, hotel tempat Xin Lei bekerja kedatangan tamu penting : seorang pemain piano berkelas internasional bernama An Teng Feng. Tidak cuma harus menandatangani sejumlah perjanjian, pihak hotel dibuat kalang-kabut karena para pengawal pria yang ternyata masih berusia muda itu termasuk rewel untuk hal-hal kecil sekalipun.

Puncaknya adalah ketika pihak hotel diminta untuk menyiapkan asisten pribadi yang bisa tiga bahasa, dan sempat menolak pelayan yang disodorkan hotel. Beruntung, manajer akhirnya mengajukan nama Xin Lei yang akhirnya lulus dari ujian yang dilakukan An Teng Feng sendiri.

Kegembiraan tidak cuma sampai disitu, malamnya Bai Zhu dan Xin Lei diundang ke pesta kecil-kecilan untuk merayakan kembali bersahabatnya Qin Lang dan Ba Dao. Dalam keadaan mabuk, Ba Dao malah menanyakan pada Xin Lei apakah gadis itu mencintai sahabatnya, yang langsung dipotong Qin Lang yang tidak enak hati. Dibelakangnya ia tidak tahu kalau diam-diam Xin Lei tersenyum simpul.

Baru saja punya kesempatan mengobrol berdua, Xin Lei sudah mendapat telepon dari An Teng yang mengharuskannya kembali ke hotel untuk melayani kliennya. Mengingat pekerjaan sebagai asisten pribadi membuat Xin Lei harus siap 24 jam, ternyata ia hanya diminta melakukan dua hal : membelikan bir dan membalas undangan yang disampaikan oleh pihak Perancis.

Baru saja mendapatkan pekerjaan yang menantang, cobaan telah didapat Xin Lei yang kali ini berkaitan dengan kliennya An Teng Feng. CUma ada dua pilihan : merahasiakan atau membeberkan semuanya pada pihak terkait.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Mencari!!!